Beasiswa · LPDP · Uncategorized

Essai Beasiswa – Part 3

Seri terakhir dari essai beasiswa LPDP.  The most unattractive one, study plan.  However, I hope this essay can be an example to make your own study plan.  The first essay about “Kontribusiku Bagi Indonesia” can be seen here, and the second one about “Kesuksesan Terbesar Dalam Hidupku” is here.

 

RENCANA STUDY

Indonesia sebagai salah satu negara berkembang, menghadapi persoalan ganda di bidang kesehatan, yaitu penyakit menular yang masih tinggi di satu sisi, serta tren meningkatnya penyakit tidak menular di sisi yang lain. Berdasarkan data WHO dan World Bank di tahun 2000, penyakit infeksi berkontribusi terhadap 43% global burden of diseases—yaitu keseluruhan pengaruh penyakit dan cedera pada tingkat individu, tingkat sosial, atau pengaruh ekonomi dari suatu penyakit.  Seperti diketahui, infeksi disebabkan oleh bakteri, virus, jamur ataupun parasit. Di sinilah peran ilmu mikrobiologi klinik dalam penanganan penyakit infeksi.  Mikrobiologi berperan dalam identifikasi penyebab infeksi sehingga penyakit tersebut dapat ditanggulangi dan dicegah penyebarannya.

Saya berencana mengambil studi master spesialisasi-Mikrobiologi pada Fakultas Sains di Radboud University Nijmegen, Belanda. Topik utama dalam spesialisasi mikrobiologi ini adalah Mikrobiologi Lingkungan dan Bioteknologi, Imunologi, dan Mikrobiologi Molekuler.  Program ini memiliki beban 120 European Credit Transfer Systems (ECTS) yang ditempuh selama 2 tahun dengan komponen sebagai berikut:

  1. Kuliah wajib (15 ECTS)
  • Pendahuluan dan Orientasi Mikrobiologi
  • Fisiologi dan Metabolisme Mikroba
  • Mikrobiologi Lingkungan dan Bioteknologi
  • Struktur dan Fungsi Sel Mikroba
  • Interaksi Host-Mikroba
  1. Internship Penelitian (36 ECTS)
  2. Internship Penelitian Kedua (36 ECTS)
  3. Thesis (12 ECTS)
  4. Mata Kuliah Elektif (18 ECTS) : dalam mata kuliah elektif ini saya berencana akan mengambil topik (masing-masing topik bernilai 3 ECTS) :
  • Advanced Endocrinology
  • Laboratory Animal Science
  • Research Skills
  1. Kuliah Filosofi (3 ECTS)

 

Internship penelitian salah satunya akan saya lakukan di Radboud University atau Radboud university medical center (Radboud UMC), sedangkan internship yang lain, jika memungkinkan ingin saya lakukan di Indonesia.   Mengingat saya akan kembali ke Indonesia, alangkah baiknya jika dalam masa studi ada penelitian yang saya lakukan di sini sehingga saya lebih mengenal medan yang akan saya hadapi nanti.

Saya sangat tertarik dengan topik ketiga program ini yaitu Mikrobiologi Molekuler.  Banyak pertanyaan misalnya: bagaimana mikroorganisme dapat bertahan dalam tubuh manusia dan bagaimana mereka menyebabkan penyakit; bagaimana regulasi genetik mikroorganisme tersebut sehingga bersifat patogen; dapatkah genom mikroba membantu kita menentukan bagaimana mikroorganisme berinteraksi dengan sel host manusia—yang ingin saya ketahui jawabannya.  Untuk topik tesis, saya sangat tertarik dengan Mycobacterium tuberculosis, patogen yang bertanggung jawab atas penyakit tuberkulosis (TB).  Saya berharap dengan berfokus pada mikrobiologi molekuler kuman Mycobacterium tuberculosis, saya dapat meneliti mekanisme resistensi kuman ini terhadap antibiotik dan mencegah atau mengatasi resistensi tersebut.  Terapi yang efektif merupakan strategi yang paling baik untuk mencegah penularan penyakit tuberkulosis.

Untuk kegiatan di luar perkuliahan, saya berencana mengikuti organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia di Nijmegen (PPI Nijmegen).  Saya berharap dengan mengikuti organisasi ini, dapat meningkatkan komunikasi dengan pelajar-pelajar Indonesia lain yang sedang menempuh pendidikan di sana dan pada akhirnya menumbuhkan semangat belajar dan nasionalisme.

Saya pernah tinggal di Nijmegen selama 3 bulan pada tahun 2009 saat mengikuti International Health Course.  Pada waktu itu saya menemukan komunitas, yang meskipun tidak mempunyai nama resmi, melakukan kegiatan rutin bulanan berupa pengajian.  Bagi saya yang seorang muslim, kegiatan ini sangat penting dan membantu menyegarkan keimanan saya yang seringkali menghadapi tantangan selama tinggal di negara Belanda yang terkenal sangat bebas.