Curhat

Susahnya Menjadi Orang Baik

Ternyata menjadi orang baik (yang sebenar-benarnya) tidak semudah yang aku bayangkan. Butuh banyak pengorbanan dan keikhlasan… Dari luar tampaknya sudah baik, mudah menolong orang yang lagi butuh bantuan, gemar memasukkan uang (meski seringkali cuma koin) ke kotak amal, memberi anak2 yg butuh tumpangan ke sekolah, etc2 kebaikan2 kecil lain. Namun ternyata, untuk ikhlas menolong ketika orang yg kita tolong tidak tahu terima kasih dan seringkali malah merepotkan, beramal yg tidak diketahui orang lain dan tanpa mengharap kembali, dan terutama untuk ikhlas serta tidak iri, sangat amatlah sulit.

Iri ketika teman lain mendapat nilai yg lebih baik, iri ketika mereka bisa hidup santai dan tetap bernilai memuaskan, sementara kita yg sudah berjibaku dg buku dan teks jurnal malah biasa-biasa saja. Tidak ikhlas menjadi ko-ass (menuju) fisiologis… Astaghfirullah!! Dan rasa iri itu bagaikan kayu bakar yg membakar habis amal kebaikan.. Terkadang sulit menerima kenyataan bahwa adilnya manusia itu berbeda dg adilnya Allah. Manusia hanya bisa melihat hasil akhir, sedangkan Allah tentu saja melihat beyond all that measureable stuff (e.g, proses dan niat)! Di bulan suci ini aku ingin meluruskan niat, bahwa sebenarnya hidupku (belajarku, kerjaku, bermainku) dan matiku hanya untuk Allah; serta yakin Allah akan menilai proses.. Sedang berusaha untuk : Ikhlas.. Ikhlas.. Ikhlas.. Life long process!!!!

Uncategorized

Happy Independence day!

MERDEKA!!!!!!

Alhamdulilah, hari ini tepat 65 tahun bangsa Indonesia secara harfiah merdeka.  Mengapa secara harfiah?  Karena (paling tidak menurut saya) bangsa ini masih terus dijajah dalam berbagai aspek kehidupan.  Ekonomi, budaya, politik, hukum, etc2.  Mau bukti?  Ekonomi, berapa banyak hutang bangsa ini?  Berapa banyak kebijakan ekonomi kita yang disetir oleh berbagi organisasi dunia pemberi pinjaman?  Saya memang awam soal ekonomi, so mari kita tengok contoh yang lebih sederhana.  Saat kita pergi ke pasar dan mencari buah untuk berbuka misalnya, banyak sekali buah-buahan impor yang anehnya lebih murah dari buah lokal.  Beranjak ke stall lain,  mainan anak, baju-baju, sepatu, peralatan rumah tangga, pasar kita dibanjiri produk-produk impor!!!!!!

Dalam hal budaya, tidak bisa dibilang bangsa ini terjajah karena sifat budaya itu sendiri yang terus berkembang.  Namun yang patut disayangkan adalah, tergerusnya nilai-nilai luhur bangsa kita.  Misalnya tatakrama dan sopan santun (yang saya sendiri pernah menganggapnya sebagai bentuk kemunafikan dan penjilatan–yang terbukti salah), moral, serta kesusilaan.  Banyak orang kini menganggapnya konvensional, kuno! Harus ditinggalkan karena tidak sesuai jaman.  Kini yang dianut adalah budaya orang-orang barat yang lebih liberal, bebas (baik dalam cara berpikir, cara berpakaian, bergaul, maupun gaya hidup).  Hm… betapa sempitnya pikiran orang-orang yang menganggap bahwa budaya kita lebih rendah dari bangsa lain.  Yang perlu kita lakukan adalah menyaring budaya-budaya itu.  Mengapa kita  tidak meniru budaya orang barat yang disiplin dan pekerja keras?  Mengapa kita malah hanya meniru gaya berpakaian mereka yang serba minimalis, suka dugem, dan sikap2 hedon lainnya?

Mungkin disini saya tidak bisa memberikan jawaban.  Hanya melempar wacana kepada Anda, kepada Kita, pemilik sah dari masa depan bangsa ini.  Mau dibawa kemana bangsa kita ini?  Ayo bersama-sama kita bangun bangsa Indonesia–yang  kemerdekaannya dicapai dengan pengorbanan yang luar biasa dari para pahlawan–mulai dari lingkup yang terkecil, diri kita sendiri.  Ayo biasakan tepat waktu, hargailah waktu yang tak akan pernah berputar kembali.  Bekerja keras, lakukan yang terbaik dalam bidang kita masing-masing.  Kebetulan saya adalah seorang dokter muda (ko-ass) yang baru bisa belajar, belajar dan belajar!  Belajar ikhlas menjalankan tugas di bangsal, belajar melakukan yang terbaik untuk pasien, dan belajar agar menjadi “extraordinary doctor”!

Ayo lakukan yang terbaik, sekarang!

Do the best now and we’ll meet in the end of the rainbow…..

Uncategorized

Hello world!

Bismillahirrahmanirrahiim…..

Hari ini, Selasa tanggal 17 Agustus 2010 bertepatan dengan tanggal 7 Ramadhan 1431 H saya resmikan blog terbaru saya dengan nama “Day Dreamer”.  Bukan karena saya suka bermimpi di siang hari, tapi karena saya mengejar mimpi saya di siang hari.  Semoga blog ini istiqomah dan bermanfaat!  Amien…..  Happy reading 🙂